11/30/2015

Keistimewaan Makan Sebelum Lapar Berhenti Sebelum Kenyang

|1 komentar

Keistimewaan Makan Sebelum Lapar Berhenti Sebelum Kenyang



Kita tentu tahu mengenai sebuah perintah yang diajarkan oleh rasulullah yang menganjurkan bahwa kita sebaiknya sudah mulai makan bahkan sebelum kita lapar dan akan lebih baik lagi jika kita berhenti makan bahkan sebelum kita kenyang. Namun banyak dari kita yang tidak mengetahui bahwa ternyata ada alasan medis makan sebelum lapar dan berhenti sebelum kenyang. Ternyata kebiasaan yang sudah dilakukan oleh rasulullah tersebut memang sangat tepat karena banyak sekali manfaat yang kita dapatkan dari kebiasaan tersebut. Selain itu kita dapat terhindar dari beberapa penyakit yang terjadi jika kita terlambat untuk makan ataupun kekenyangan. 

Ternyata menunda makan bisa menyebabkan beberapa masalah dari segi medis, masalah tersebut antara lain:

1. Terganggunya fungsi otak: kita tentu tahu bahwa otak memerlukan nutrisi untuk dapat bekerja dengan baik. Dan nutrisi tersebut didapatkan dari mengkonsumsi makanan yang kemudian akan dicerna oleh tubuh. Namun jika kita terus menerus menunda waktu makan maka supply nutrisi ke otak menjadi sangat berkurang dan ini tentunya membuat fungsi dari otak menjadi terganggu. Selain itu tubuh juga akan menggunakan timbunan glukosa di otak yang seharusnya membantu memberi nutrisi pada otak namun kemudian nutrisi tersebut dialirkan ke seluruh tubuh.

2. Kerja hati menjadi lebihberat: seandainya kita terus menunda makan bahkan sampai lebih dari 8 jam, maka akhirnya cadangan glukagen di hati akan digunakan untuk mendapatkan energi dengan cara glikogenolisis yang membuat hati bekerja lebih keras.

3. Berkurangnya masa otot: cadangan makanan dalam otot yang berupa glukogen akan mulai digunakan saat tubuh sudah tidak mendapat nutrisi selama lebih dari 12 jam dan kemudian lemak tubuh pun mulai ikut dibakar.

4. Dampak psikologis: saat kita kelaparan tentu kita akan merasa sangat kelelahan yang akan berdampak pada kondisi psikologis kita.

Sebaliknya, makan terlalu banyak sehingga menyebabkan perut menjadi penuh dan kekenyangan ternyata juga memiliki dampak buruk.

1. Masalah pencernaan: sesungguhnya perut ataupun lambung kita tidak boleh sepenuhnya terisi makanan karena enzim yang digunakan untuk mencerna makanan tidak akan bekerja secara maksimal jika lambung terlalu penuh. Akhirnya makanan yang tidak tercerna dengan sempurna tersebut akan berfermentasi di usus yang kemudian menghasilkan gas yang menjadi peyebab berbagai masalah di perut. 

2. Meningkatnya gula: jika tubuh kita mendapatkan terlalu banyak makanan, maka kadar gula dalam darah pun menjadi meningkat, tentu saja hal ini tidak baik karena bisa menimbulkan berbagai masalah lain pada tubuh, selain itu cadangan lemak yang terlalu banyak akan membuat tubuh semakin gemuk.

3. Tubuh terasa lemas: saat perut kita terlalu penuh, maka akan dibutuhkan energi yang lebih banyak untuk mengolah makanan di dalam perut. Akibatnya tubuh sendiri menjadi berkurang energinya sehingga terasa lemas. Selain itu produksi asam amino yang meningkat akibat dari pengolahan makanan yang berlebih akan membuat kita merasa mengantuk.

4. Sesak napas: saat tubuh mendapatkan terlalu banyak makanan, maka karbohidrat juga akan makin meningkat sehingga menyebabkan produksi karbondioksida juga ikut naik dan membuat kita sesak napas.

Silahkan comentar melalui Facebook